Thin Line
Kalau ga salah ini dulu salah satu judul albumnya 50 Cent. Di kantor sebelumnya (I have some) gw pernah punya subordinate programmer laki2, yang belum tiga bulan udah resign. Gw bener2 kecewa sama orang ini, bukan karena dia ga pinter tp karena dia ga pernah berusaha cukup keras. Setiap kali ada problem, dia akan stuck disana dan menyerah, ga berusaha mencari jalan keluar lain, like be creative. Buat yang ga familiar dengan dunia programming, umumnya request user seperti ini. Oke.. saya ingin ke Singapura. Si subordinate ini kalau ga dapat tiket AirAsia dia akan bilang, "Sorry, can't do. Tiketnya ga dapet." Ga berusaha mencari tiket airline baru, alih2 cari penyeberangan ferry in case semua flight udah di book.
Kira - kira dua bulan yang lalu gw request sebuah report (permintaan dari kadiv lain) dan hasilnya sungguh mengecewakan. Sudah berantakan, desainnya nggak banget, pula tidak ada tools untuk memilah data. For instance, pusing ga sih jadi user dikasih report dari tahun 2009 tanpa bisa milih. Gw bilang, "Tolong di filter per cabang sama periode tanggal." Request ini lamaaa ga ditanggapi sampai gw tanya ke atasannya dan atasannya in his defense bilang, "Itu memang ga bisa soalnya kan secara teknis bla bla bla.. " And I was laughing thinking ni si boss dikadalin anak buahnya. Ga betah, akhirnya dalam sehari gw belajar reporting services bener2 dari scratch dan voila.. reportnya jadi. Dalam sehari, sementara request itu sudah diminta sebulan lebih. Gw kasih prototypenya ke ybs dan dia bisa menyelesaikan itu dalam 2-3 hari.
Just today, request gw yang udah seminggu gagal dipenuhi karena katanya, "solusinya ga ketemu." Kemungkinan (untested) solusinya belum ketemu juga. "Belum.. nyari exit itu susah banget lho.. bla bla bla.. " Like I was so stupid. Dalam 15 menit gw buka internet dan ketemu untested solutionnya. And I was like, "Geez.. you can't find something in a week that only took me 15 minutes to find?" Oke, memang untested, tapi at least gw punya salah satu diagnosa dan itu bisa ditindaklanjuti, daripada ga sama sekali?
Anyway.. dari cerita2 diatas, gw jadi berpikir, kalau kita gagal, bedanya tipis banget antara kita memang males atau kita sudah habis2an berusaha. As those persons I mentioned above, gw rasa mereka memang bukan orang yang mau berusaha. Sedih juga ya.. apalagi sebagian dari mereka bukan new recruit. Atau memang krn orang lama jadinya begitu? Well.. Kalau begitu gw sangat menyayangkan..
Not Grumpy
I don't have a reason to.
Got the good sex..
Got my breakfast..
I'm a happy husband :)
What A Girl
Due to her size, tentu saja dia ga diakui eksis sama masyarakat hollywood sana. Howard Stern bilang dia terlalu ndut dan ga akan pernah dapat peran lagi. Well, he's wrong. She's doing the Big C and then Yelling At The Sky with Zoe Kravitz.
Trus di Vogue Magazine cover tentang up-and-coming actress, dia di exclude dari all-white-all-skinny covernya.Dan dia cuma comment tadinya juga dia mikir kenapa ya gw di exclude tapi ah kalaupun gw masuk ga pasti ga cocok disana. Pasti gw ngerasa beda sendiri. Gw udah seneng kok masuk majalah, ga harus di covernya. Oh wow.. rendah hati sekali. So here they are. I'll put some of her memorable quotes accross the magazine. Sebagai wanita dengan kelebihan lemak dimana2 (hehehe)... I really think she's one classy, mature young woman who outwit those like Miley Cyrus; not to mention Paris Hilton yaa..
“I learned to love myself, because I sleep with myself every night and I wake up with myself every morning, and if I don’t like myself, there’s no reason to even live the life. I love the way I look. I’m fine with it. And if my body changes, I’ll be fine with that.”
Which, according to Sidibe, is miles from how she’s been portrayed in the press so far. “They try to paint the picture that I was this downtrodden, ugly girl who was unpopular in school and in life, and then I got this role and now I’m awesome,” says the actress. “But the truth is that I’ve been awesome, and then I got this role.”
Daniels remembers filming a scene where local boys knock Precious to the ground. When Sidibe didn’t get up after the scene, “I go to hug her,” says Daniels, “and she is in tears, laughing. I’m like, ‘Why?’ and she said, ‘I’m a fat girl on the floor, what the fuck do you think?’ ”
I think this one is funny.. Directornya mikir dia jatuh krn kekerasan dipukul.. padahal krn dia ndut jadi susah bangun lagi hehehe.. and oh.. this one is from ETOnline..
"As I go up to get my award in a room where my dad is, because he's one of my dates, Chris Rock grabbed my butt with both of his hands -- and then I slapped him back," reports Gaby with a smile. "I didn't think too much of it at all -- but my dad was super pissed."
"Some dudes gotta have it -- it's my own fault for being too damn fine," she jokes.
Hyahahaha.. It's so me!
Obsesi
Gw nanya udah milk in belum asinya dan belum (udah tiga hari). Gpp sih, temen gw juga ada yang seminggu baru milk in. Nhaa... ASI adalah satu satunya alasan kenapa gw ga mau ngelahirin sesar. Gw ga pernah berpikir bahwa ibu sejati itu adalah ibu yang melahirkan normal. Nggak sama sekali. Esensi keibuan kita tuh ga disana dan kalau pun memang gw terpaksa sesar, gw akan lakukan. Walaupun nantinya gw harus berusaha ekstra ekstra keras buat bisa asix. Hey.. you're talking to someone yang ga percaya sama konsep anak tiri, anak angkat, anak haram dan label2 negatif lain soal anak.
Umumnya.. ini gw ga tau ada studi ilmiahnya atau nggak. But.. ngeliat dari keluarga dan teman dan sekitar gw.. umumnya kelahiran sesar membuat gagal asix. gagal IMD juga tentunya yah. Ada juga sih yang sesar tapi berhasil asixnya dengan usaha keras, tentu saja. Ada juga yang normal tapi gagal asix. Tapi berdasarkan pengamatan, melahirkan normal punya kesempatan untuk asix lebih besar. Ponakan2 gw yang sesar semuanya gagal asix tuh. Sebelum Anna lahir, gw udah beli cooler box, breast pump dan tetek bengek lainnya. Desember kemarin, bahkan saat belum tau kalau gw hamil, gw jual medela mini electric gw dan gw upgrade ke medela swing yang lebih canggih, walaupun harganya dua kali lipet aja yah
Gw terobsesi. Sungguh.. Gw bahkan punya rencana buat nyewa apartemen sebelah kantor, boyongan nanny-nya supaya gw bisa nyusuin dia during my time at the office.. *oke.. ini lebay banget* hahahaha.. kepikiran ini krn kmrn Mbak Rahma yang jelas lahiran normal, asix dan setelah mulai ngantor sebulan, anaknya menolak menyusu di pd nya. Abisan susah sih.. rumah cibinong kantor sunter. Berangkat dari rumah jam 1/2 6 atau jam 6. Nyampe rumah jam 8. Sok coba, dengan jeda yang begitu jauh, nyampe rumah belum tentu anaknya masih bangun.. jelas aja anaknya lebih banyak nyusu botol kan (walaupun dalamnya asi juga sih). Ponakan gw juga gitu. payudara kalau ga disusuin bayi lama2 akan kering juga. Jangan nanya kl yang nyusuin bapaknya gimana ya? Pergi jauh2 hehehe..
Gw punya keyakinan besar bahwa gw akan berhasil ASIX, apalagi menilik kmrn suppress parlodel dua minggu pun belum bisa menghentikan produksi asi gw setelah Anna meninggal. Dan gw sangat senang bahkan pada saat 18 minggu kmrn my breast extracts few drops of liquid. Bening sih, calon kolostrum maybe? Mudah2an yaaa.. krn katanya ASI itu juga tergantung psikologi ibunya dan kekuatan anaknya menyusu. Doakan saya.. Amiiinnn...
Pembicaran Serius
Baby.. Aku ada pembicaraan serius nih.
Apa?
Besok aku dapet sarapan nggak?
*and i giggle* Kangen ya?
Iya.. :(
Hari Rabu kemarin gw capek, bangun siang jadi ga bikin sarapan. Kemarin gw berangkat sendirian agak siang, dia ga sarapan juga. So he made sure he's getting his breakfast hihihi.. dan ya.. ada sisa sayur lodeh sama goreng tempe anget tadi pagi. And he's a happy husband :)
Kurang Berat? Ah, Yang Bener?
Terlepas dari rasanya gw makan baik2 aja, gw yakin memang kenaikan berat yang tak siginifikan itu pasti dikarenakan gw kmrn abis sakit aja.Seharusnya bulan ini gw naik 1,5 kilo-an normalnya. But I think he's right. Memang rasanya gw kurang banyak kenaikannya. walaupun itu tidak menjustifikasi gw untuk makan berlebih atau yang semacamnya yah. Jadi gw mulai agak lumayan menambah porsi makan. Nggak langsung banyak sih.. yang penting steady dan jangan sampai diomelin sama pak dokter yang baik hati itu. Tapi dari pengalaman kmrn sih gw naik total jenderal 15 kilo dokter alwin ga pernah comment sih soal bb gw. Kynya yang penting buat dia kenaikannya steady aja. Padahal dengan bb gw sebelum hamil harusnya gw cuma boleh naik maks 9 kilo.
And yes.. sampai saat ini masih ada beberapa orang (terakhir tante paula sama mbak tanti) yang bilang kalau gw terlihat lebih kurus.
It Maybe A He
Pagi2 udah SMS kakek2 tua itu bilang kl mau dateng, jangan ditinggal and find out the sex as the mommy is very very gatel udah pingin shopping. Ga dibales, ngambek kali gara2 gw ke dokter sugi kmrn. Sambil nunggu FB-an sama Fani yang minta ditanyain whether dokter alwin inget sama dia.. hyahaha.. ge er loe Fan ah. Walaupun dokter alwin tnyata inget, trus nanya kenapa ga balik lagi, dah kuret ya? Iya.. Langsung dikuret? Iya kaynya tanggal 27an gitu deh dok. Dimana? Di bunda sama dokter noroyono.
Di USG nya lamaaaa,,, banget, Babynya lucu deh dia lagi bobo tengkurep meluk plasentanya. Ga tau kenapa, udah 3 kali USG, foto2 baby gw nih unik2. Heartbeat 156 (diitung manual by doppler, ga pake USG). Heh? Kok tau sih dok? Ih, gw kan emang sekolah buat belajar yang begituan. Meh! Berat 200gram, sizingnya rada telat 4 hari, cuma 17W4D sementara harusnya udah 18W2D. Gpp ah, ga banyak kok. Muter2 nyariin gendernya. Si adek sih ah, malu2 gitu. Pahanya pake dirapet2in segala, sempet keliatan sesuatu yang menonjol diantara pahanya yang bikin kami berpikir dia lekong tapi dokter alwin ga berani confirm, disuruh nunggu bulan depan aja. Hwaaaa... tertunda lagi deh jadwal shoppingnya hiks.. hiks..
Lagi USG an itu dia ngomong lagi, eh nanti jangan lupa ya ingetin gw di 30 minggu. Langsung gw samber.. iya tauu.. kasih obat penguat paru. Dia ketawa2 trus bilang, "Hehehe.. ya kita kan harus saling mengingatkan.." Janjian untuk cek gula darah dan gula urin bulan depan. Nanti di 30 minggu cek ulang dan sebagainya. Gw tanya soal ketuban yang sedikit trus dia bilang, gpp.. memang belum banyak kalau bulan2 segini. Kalau banyak saya justru curiga. Trus tanya kenapa gw masih sering kram/ kontraksi dan gw diresepin pregnolin lagi. Kalo kata Henny, kynya emang anaknya cowo.. soalnya biasanya anak co itu pas hamilnya ngerepotin hehehe..
Entah kenapa, dokter alwin lagi agak linglung hari itu.. ngomongnya salaaahh mlulu. capek kali yaa.. trus gw bilang, "Eh dok.. kmrn mama tanya, alwin gimana?" Aku bilang aja, "Ah Ma.. dia mah lebay.. apaan tuh bilangnya masuk UGD kynya kena DB, pas sorenya aku telpon malah lagi ngopi. Akting dia mah.. aktiiingg.." Lagian sih ah, loe nya aja yang heboh. Hiihh.. siapa yang heboh? Siapa coba yang pas ditelpon sambil pake sok2 lemes bilang masuk ugd, kepalanya pusing trus mungkin kena DB? Hyaaa.. merepet deh gw ngomel2 sampe puas sementara dia cuma cengar cengir ga jelas gitu.
All in all.. the baby is healthy and a frequent kicker. Love him to do that.. at least I know he's safe and sound. Janjian mau kasih dokter alwin 100 dolar buat diputerin di Macau.. buat shopping huhuyy..
Hari Bakso
Udah hampir sebulan ini, setiap weekend mesti bikin bakso. Why bakso? Soalnya gampang, ringkes dan semua orang suka. Pagi2 tinggal bikin kaldu sementara si Wati ngiris kol, motongin sawi, nyuci toge, ngerendem soun, smaa motongin daun bawang + seledri. Setengah jam, kaldunya dah keluar.. siap makan deh. Yang penting kuahnya enak. Soal kecap, saos, sambel atau garam mah selera masing2 aja. Kalau udah masak bakso, dijamin seharian ga ada yng pingin makan nasi. Palingan kl mau agak kenyang ngerebus mie telur deh. Kalo bakso, favorit gw adalah bakso super polos yang plastiknya warna biru. Belum pernah liat ditempat lain sih, adanya di pasar pondok gede. Satu kantong isi 25 itu harganya 26rb. Kmrn gw ke pasar kering yang di antilope bakso itu ga ada, jadi gw ganti bakso SB Kebun Jeruk dan yaiks.. rasanya ky kebanyakan tepung, padahal gw beli versi yang lebih mahalnya. Jadi pagi ini gw ke Pasar Pondok Gede beli bakso, tetelan dan aksesorisnya.. voila! Bakso for breakfast and lunch. Maunya nyampe dinner tapi kynya keburu abis.
Kalo kata adek gw, nanti ponakannya bulet.. kl kata Diana, anak gw laki.. oh.. just because gw pingin masak bakso? hehehe... bukan.. gw bukan ngidam. Gw cuma males. Mikirnya masak bakso kan praktis banget gitu lho..
Weekend biasanya gw masak2 banyak tp bhubung Selasa kmrn tanggal merah jadi gw masak dihari itu. Skr aja gw masih punya ayam masak jahe, ayam ungkep (tinggal goreng), tempe, daging lada hitam, pepes ikan kembung.. hmmm.. rasanya cukup lah bertahan sampe pertengahan minggu. Nanti kl kurang baru deh dikeluarin tuh bangsa2 chicken wings, sosis dan teman2nya heuhehe.. saya ibu rumah tangga
Sebenernya gw ga harus ribet2 masak begini kl suami gw ga wajib sarapan. Jadi.. demi kesehatan, suami gw larang makan malam, tp kl dia ga makan malam paginya pasti laper banget dan kalau lapar dia pasti grumpy. Nyebelin deh. Akhirnya mau ga mau gw mesti nyediain sarapan. Nha.. makanya masakan yang gw bikin biasanya yang gampang diangetin, tinggal nyuruh prt manasin di microwave, jadi dehh.. yang ribet biasanya sayur krn masak dadakan, tp bisa diatur lah. Satu lagi, gw rasa suami gw adalah suami yang berbahagia. Sarapannya ga pernah dimakan dikantor (kecuali kl gw ga ngantor). Sarapan itu gw suapin sambil jalan. Keluar dari jalan anugerah itu pasti udah abis sehubungan macet kali yaa keluar rumah. And he's very proud of it. Tiap ngomong kl dia masih disuapin sarapannya, pasti temen2nya pada ciyeh ciyeh gitu deh hehehe.. dia bilang, "Lho.. harus bangga! Ga ada tuh satupun dari mereka yang sarapannya disuapin istrinya."
Yah.. mumpung masih bisa berangkat ngantor bareng. Soalnya kl berangkat sendiri, in case gw sakit atau cuti, biasanya dia suka sebel sendiri, apalagi kl jalanan macet
Anyway.. mungkin minggu depan kita masak soto aja kali yaa.. sama kok praktisnya.. kan ada bumbu instan in**food hyahahaha..
Berhubung...
So tadi pagi kita berangkat jam 7 dari rumah. Dengan asumsi 2-2,5 jam udah nyampe sana. Cikarang dong macet abis. Gw jadi mikir2 lagi pingin kerja daerah sana. Di Jomin juga sama, macet banget gara2 ada motor tabrakan. Jam 9 nyokap telepon katanya ibu2 udah pada ngumpul sementara gw masih di Ciasem. Gw bilang, mulai aja Mam.. takut ribet ibu2nya. Toh juga Jumat kan rumah mrk pada kosong kl Bapak2nya Jumatan. Nyampe sana jam 9:30, pengajiannya udah mau abis. Alhamdulillah rame, ada kali sekitar 65 orangan. Emih sih lumayan terpandang lah kl dikampung gw sana
Lagi salam2an tiba2 Wa Enen (hyahaha.. namanya sunda banget yeh) nyamperin trus bilang, "Ieu jalu nya? jalu?" Kl ga ngerti sundanese, Jalu means jantan, biasanya dipake buat nyebutin ayam jantan hehehe... Gw bilang, "Ga tau deh, iya kali ya, Wa." Wa Enen nih udah tuaa.. keripuuut banget dan udah setengah kehilangan kewarasannya. But you know what, solatnya ga putus dan ngajinya masih lancar selancar2nya. Dulunya cantik dan lumayan berada tp kalau ga salah ditinggal kabur sama suaminya atau gimanaaa gitu. Skr dia sumber penghidupannya cuma dari pemberian orang dan salah satu penerima tetap angpaw lebaran gw
Pas udah pada bubar, kami makan di teras belakang. Gw bilang, "Katanya jam 10, Mam." Iya, mamih juga ga tau. Kalau yang ngadain keluarga kita, orang2 itu semangat banget. Soalnya berkatnya suka beda dari yang lain. Itu aja tadi jam setengah sembilan udha pada nongkrong. Hehehe.. Ya mungkin juga. Dulu waktu 40 hariannya Anna juga heboh banget deh. Keluarga gw kan dah males masak2an, jadi kita biasanya ngasih sembako aja. Lha.. gimana ga keren saat yg lain ngasih minyak goreng curah gw ngasihnya Bimoli hehehe..
Abis mam genjer.. ow ow.. have I told you that I love love love genjer? sayuran kampung yang hampir punah itu? gw abis hmm.. kira2 semangkuk bakso. ijo ijo deh poopy gw nantinya hihihi *maap jorok*. Nah,, abis mam genjer gw tidur siang sementara suami solat jumat. Ke makan Anna dulu sebentar trus pulang. Masih capeeekkk
The Quickening
Thank you baby...
The Flu Continues
Diresepin Opicef (antibiotik) sama Paratusin (obat batuk). Gw udah cek, Opicef aman kok buat bumil, apalagi yang dha trisem 2. Nha.. Paratusinnya nih yang bikin gw curiga. Dokter Sugi sih bilang kl udah baikan batuknya gpp kok Paratusinnya dihentikan. Confirm dokter Alwin soal obat2annya and he said okay. Jadi mulai tadi malem gw minum.
See, told ya this pregnancy is going to be more complicated, and I hate it. Not for me, but for the baby. I mean I can stand all of this but should something bad happens to the baby.. I swear I'll be really mad to You, God! Yes, You! So PLEASE be sure that all our prayers for a healthy baby come to answer. All you need to do is push that GRANTED button
Random deh,, Randooomm...
Nhaaa... ni baru baca detik tentang anak ABG umur 16 tahun, kebut2an di Sudirman jam 3 pagi naik Jazz trus nyungsep di air mancur bunderan HI. ga ada korban meninggal kok, tenang aja. Yang bikin gw mention ni berita adalah comment2 pembaca detik yang banyakan menghujat, malah ngedoain, "Kenapa ga mati aja sih, sekalian?" hehehe... Nah, ada yang salah nggak sama cerita disana?
- Anak itu (laki2) umurnya 16 tahun. Udah punya SIM?
- Orangtua macam apa yang ngijinin anak bawah umur nyetir mobil ketengah kota saat belum punya SIM? Gw aja dulu cuma berani keliling kompleks.
- Orangtua macam apa yang ngijinin anak umur segitu keluar rumah jam 3 pagi? Gw magrib belum nongol aja mak gw udah ngamuk2. Bisa dipecut pake sabuk tuh sama bokap gw yg kumisan itu.
Gw sama suami punya cita2 gini, "Kalau kita kaya.. sekaya apapun, jangan sampe anaknya tau kalau kita kaya." I mean, kalaupun mampu rasanya Mercedes Benz itu ga akan pernah nongkrong di garasi deh. Pokoknya taunya, kl anak gw mau sekolah kemanapun selama dia pinter, duitnya ada. That's it. Krn kami menyaksikan sendiri betapa anak2 yang dibanjiri dengan fasilitas itu sense of fight nya kurang, memble, melempem ky si alay yang nyungsep di bunderan HI tadi.
Jujur aja, gw sama suami tuh tegang banget jadi orangtua. Kami bukan tipikal pasangan yang punya anak ya "just punya anak". Konsep bagaimana membesarkan anak tuh bener2 dipikiriiinnn banget. Gw pernah baca ya di salah satu buku chicken soup, "Being a parent is knowing that your child hates you but realizing that you've done the right things." Mungkin kl anak gw bilang, "Bu, I got a girl to impress, let me drive the car." And I say no, and he stomps off, not talking to me in a week.. maybe that's fine with us. So, doa gw untuk bayi yang didalam ini tetap sama.. mudah2an dia akan menjadi anak yang luar biasa, no matter how lousy her parents are.
My TOEFL Score
| Test | Test Date | Reading | Listening | Speaking | Writing | Total |
| TELXML | February 27, 2010 | 29 | 24 | 22 | 27 | 102 |
Soal reading, dari grade High - Intermediate - Low. Score gw masuk diangka HIGH, meaning biasanya salah 1-2 soal. Gw rada ga nyangka score yang ini krn readingnya susah banget dan gw benci baca dokumen elektronik, jadi pas ngerjain soal kok rasanya mata gw berkunang2
Kalau Listening, gradenya juga High - Intermediate - Low, dan termasuk ke dalam golongan HIGH. Kecewa juga soalnya seharusnya ini score gw yang paling gede. Secara gw pede banget pas jawabnya.. tp bhubung masih high.. hehehe.. masa sih ga seneng?
Nahhhh... Speaking! Gradenya Good - Fair - Limited - Weak. Alhamdulillah walaupun ada di minimal score yang disarankan Unsyd, gw masih ada di range Fair. Menengah atas lah. Kalau ini mah gw pikir scorenya bakalan lebih ancur lagi, tapi gw sangat bersyukur sama score 22 ini. Toh kalau ditanyain gw masih bisa ngeles dengan bilang, "Don't worry. Put me in your country for 3 months and it will improve fast!"
Cuma satu score yang sesuai prediksi gw. Writing. Yang gradenya di Good - Fair - Limited. Gw berada di GOOD tentu saja, the highest grade. Gw udah duga bakalan bagus nilainya karena memang gw mengerjakan sepenuh hati. Walaupun mungkin vocabnya limited dan grammarnya sedikit (I mean sedikit yeh, gw ga bermaksud rendah hati lho
Oke.. next.. untuk mewujudkan cita2 gw, tinggal nunggu dokumen hardcopy nya dikirim trus apply deh ke university nya. Mari berusaha!
JJF Day 2
Janjian ketemu di Buaran Plaza to grab the ticket. Jadi ternyata sebenernya Mas Billy and Wife dapet dua tiket dari kantor gw, karena kami adalah salah satu sponsor (buka booth lhoh), tapi somehow salah satu tiketnya dirusakin anaknya jadi krn tinggal satu tiket, mereka males ntn, dan di lelanglah tiket itu di FB. Dapet tiketnya, jam 5 gw udah berangkat, mampir di booth ketemu deh sama Ayu, anak rental, trus sama Pak Roy dan keluarga. Dia dapetnya tiket VIP lho. Ya maklumlah Operation Manager. Gw dikenalin sama Bu Novy istrinya sama anaknya (aih lupa namanya). She's very sweet and I think she has a really really cute smile. Love her.
Gw ntn Christian McBride dulu. Walaupun Manhattan Transfer (yang ada di hall sebelah) udah mulai ngantri gila2an, gw tinggalin aja. I mean, I'm not really a fan jadi kalaupun gw duduk dibelakang and just enjoying the music, it'll be fine. They're not Toni Braxton btw. Akhirnya gw duduk di barisan ke sepuluh diantara dua bapak2 ndut yang beda kelompok. Gw duduk dong dengan anteng nungguin shownya. Udah 10 menitan, tiba2 bapak2 ndut yang disamping kanan gw dengan juteknya ngomong gini,
Mbak.. itu kursi temen saya lho.
Oke Pak.. nanti saya pindah. *walaupun dalam hati, what the heck, udah 10 menit baru ngomong*
Mbak mendingan pindah aja deh. *wow, gw kan udah bilang mau pindah. rude banget sih ni Bapak."
Iya Pak.. nanti saya pindah. Temen bapak belum datang kan?
Tapi nanti kalau dia datang gimana?
Kan teman bapak belum dateng, Bapak tenang aja..
FYI, gw jawab dengan sangat sopan dan intonasi yang lurus2 aja, tanpa emosi, tanpa kesel. Tapi mungkin itu yang bikin dia tambah bete. Nahh.. Wapres Boediono dateng deh.. duduk dibelakang banget, gw aja baru tau setelah pulang. Ga berapa lama kita nyanyi Indonesia Raya, gw dong nyanyi dengan penuh kebanggaan, dan si Bapak cuma mingkem sambil cemberut. Abis itu Peter Gontha ngasih sambutan. Ada jeda setelahnya sementara Manhattan Transfer bersiap2. Tiba2 si Bapak itu ngomong gini,
Mbak.. mendingan mbak pindah kedepan deh. *emang sih ada kursi kosong dibaris depan gw. Occupied by a couple dan diatas kursinya ada tas kamera. gw juga ga bener2 yakin kursi itu kosong.*
Iya Pak.. nanti aja. Ga enak pindah2nya..
*mulai kesel lagi*, Mendingan pindah skarang aja, Mbak.
Gpp Pak.. nanti aja sambil nungguin temen bapak.
*tambah kesel* Kalau nanti pindahnya trus ada orang lain gimana?
Ga masalah Pak.. Saya duduk aja dibelakang. *masih tetap tenang dong jawabnya*
Heh? *budek juga kali nih dia*
Ya nggak papa, Pak. Saya duduk dibelakang nggak masalah kok.
Tapi kalau temen saya dateng, mbak harus pindah ya! *oh wow, ga nyangka bapak2 40+ bisa sebitchy itu*
*sekali lagi dengan manis gw bilang,* Tapi kan teman bapak belum datang.
Abis itu dia mingkem. Seriously, sebenernya bukannya gw ga mau pindah. Gw ngerti kita pasti pingin ngumpul sama temen2 kita pas lagi ntn acara seperti ini, tapi dengan gaya si bapak yang rude & bitchy itu, gw gatel juga buat bikin dia kesel. Gw malah sempet mikir, jangan2 dia gay nih segitu ga simpatinya sama perempuan manis yang lagi hamil ini hyahahaha.. Dan beneran dia kesel banget krn sepanjang show gw yang tepuk tangan, melolong dan sesekali standing ovation (emang keren sih), sementara dia cuma duduk bersandar di kursinya sambil ngelipet tangan diatas perut buncitnya. Sepanjang show dia begitu! Wah, pasti kesel tingkat berat tuh. Temen2 segeng dia yang lain (ada dua orang) really enjoy the show sementara dia berkutat sama kekesalannya dia sendiri. Jam 20:25 (setelah 1,5 jam) gw pikir gw harus keluar krn suami gw nungguin di MOI dan kasian kalau dia harus keluar pas MOI tutup. Jadi gw berdiri, tersenyum manis dan bilang, "Mari Pak..."
And you know what! HIS IMAGINARY FRIEND DIDN'T SHOW UP !!! Biatch! Bersyukur deh udah bikin dia kesel selama 1,5 jam itu hehehehe...
Keluar gw ngerefill prepaid gw dan beliin suami tiga hotdog Lekker yang memang beneran lekker... upah jadi supir hehehe... dan ya.. gw hampir emosi waktu ngeliat cewek, didepan boothnya bebek kaleyo, hamil 7 bulan dan lagi merokok. Yak, she's smoking, and I thought instantly, "Dang, Girl! If you less care to yourself, think about the one's growing inside your tummy." And I was sad sad sad.. I mean, gw ga merokok aja Anna gagal paru gitu lhoh, dan cewek ini .. wow.. gw speechless banget deh saking emosinya. Then I prayed, whispering to the wind, hopefully her baby would hear, "Nak.. bagaimanapun kondisinya, sehatkan badanmu ya.. jangan mau kalau tali pusar kamu nganterin nikotin."
Now... salah ga sih apa yang diomongin Mario Teguh kemarin?
Uhuk Uhuk
Pikir2 mau ke dokter Sugi krn emang dha jadwal kontrol sama flu yang mengkuatirkan ini, tapi desye lg cuti krn ada seminar Perinatal di Shangri-La (dokter alwin diundang btw). Hari ini masuk spt biasa krn ga punya surat sakit dan cuma boleh ijin sehari sajah. Langsung ngabur ke Mitra ketemu sama dokter W. Kesan pertama udah ga ngenakin, soalnya dokternya telat lumayan lama trus di dalem juga ga banyak aneh2. Kayaknya periksanya gitu2 aja. Langsung ga klik deh. Berpalinglah daku pada dokter gaek di RSPP sana dan dengan memelasnya dia bilang lagi di UGD kemungkinan kena DB. Gw yang mau curhat jadi ga jadi.
Jam 5 tiba2 ada SMS dari dia cuma bilang, "Hello there! Anybody home?" Tnyata dia berusaha menelepon gw tp henpon error (kynya mesti ganti nih). Jadi gw SMS balik. Gw bilang, "So how are you, old man? Better? Worse?" Thinking dia pasti telpon balik dan ga bisa2, akhirnya gw yang nelepon just to find out dia lg di PIM minum kopi dan merokok. Masya Allaahhh..!! gimana gw ga pingin ngomel coba? Dia bilang, "Kenapa? Jadi kita ketemu besok? Kamu mau surat sakit?" As tempting as it may sounds, gw males ke RSPP pulang kantor gitu. Ribet, macet.
So here I am. Masih pilek, mulai batuk, kurang tidur dan kepala berat banget. Sementara ga boleh minum obat dan menemukan sedikit hiburan dengan mengkonsumsi keju sapi tertawa, courtesy of my darling husband
Sisa Lemak
Suami: Hmm.. *sambil maen PSP dengan tekun*
Istri: Babyy... cariin uang dooonggg buat sedot lemak nanti, trus perutnya ditarik kaya Krisdayanti gitu..
Suami: Hmmm... *tetep ngautis*
Istri: Babyyyyyyy....
Suami: TAU NGGAK! Kalo aku ada duitnya buat nyedot lemak kamu, mendingan aku cari istri baru aja pakai duit itu.
Istri: PLAAAKKK!!!
Bener2 jawaban yang ga bijaksana.
JJF Day 1
Nunggu dulu hampir 15 menit akhirnya Toni Braxton muncul. Lumayan lah dapet spot sekitar 1 meteran dari bibir panggung. Yang bete tuuhhh.. didepan gw ada om2 keriting, tinggi, nggak nyanyi, nggak goyang, cuma berdiri tegak ngelipet tangannya. Bener2 menghalangi deh. I mean, he's not even a fan gitu lhoh, ngapain bediri begitu depan? As a die hard fan, I'm more deserving kaaan??? Belum lagi orang yang kerjanya cuma moto2in aja. Dasar wartawan amatir. Huuhhh!! Didalem ketemu makcik malaysia berdua. Krn gw hamil, mrk bdua ky ngejagain gw gitu. Katanya, "Tenaaanggg.. awak jage." ahahaha.. ga juga gpp kali makcik :D Lagu dimulai dengan You're Makin' Me High. Trus gw lupa deh urutannya tapi dia mainin single terbarunya Yesterday.
And what a surprise, tiba2 Babyface nongol dong, buat nyanyi sebentar sama dia. Orang2 langsung teriak.. "Aaaaaaaaa.... Kenny...". Nama aslinya Babyface itu Kenneth, teman2. Adeknya Toni juga nyanyi dikit. Btw, dia dibacking vocal sama adik2nya juga yg gabung di The Braxtons. Selama nyanyi itu ada beberapa orang yang naik panggung. Yang cowo2 gatel banget deh, tp ya emang Toni tuh bodynya semlohe banget sehhh.. mana kostumnya juga seksi banget. Giliran nyanyi Breath Again, semua langsung koor, tenggelam deh suaranya Toni. Gw, saking keselnya sama si om di depan, ikutan nyanyi sekenceng2nya di kuping dia hehehe.. jail ah. Terakhir, shownya ditutup dengan Unbreak My Heart dan yeap, suara koor itu terdengar lagi. Bener2 satu gedung (kecuali om2 rese itu) ikutan nyanyi.
Pulang dari situ gw iseng ngeliat makanan, reward buat suami yang nungguin dengan setia di depan. Tnyata mesti pakai prepaid card. Gw beli yang 100rb cuma abis buat beli 2 Papa Rons Pizza, 1 nasi goreng ayam bakmi gang kelinci sama 2 d'crepes. Apa2 mehong deh disana hiks.. dan semuanya dilahap habis oleh suami saya :)
Ah yaa... Walaupun baru nyampe rumah jam setengah tiga, I did have a really.. really nice evening.
Koleksi Tanaman Buah

belum ada foto pas matengnya.. Pinjem dulu ya Mas Taufik..
Yang kedua yang gw tanam adalah jamblang putih. Dulu gw taunya jamblang ungu yang asem-manis-sepat itu rasanya. Pohonnya gwedeee... soalnya dulu Emih punya dikebon belakangnya (sebelom ditembok nyokap) trus di deket kantor GED, dipinggir jalannya juga ada. Gw males kl pohon tinggi2, suka susah ngambil buahnya
Anyway, dari bunga2 yg rontok itu, tnyata ada juga beberapa yang survive. Nanti kalau udah mateng, gw fotoin yaa... in the meantime, ini gambar2nya dulu
Happy 16th Week
So let's have fun, baby! Just the two of us!!
Kucing Yang Aneh
Subscribe to:
Posts (Atom)




